Subscribe Twitter

Pages

Senin, 11 Juni 2012

Grape Seed Oil

Grepe seed oil secara teknis adalah minyak dari buah anggur, meskipun sering disebut sebagai minyak nabati. Grape seed oil terbuat dari berbagai varietas dari anggur Vitis vinifera.

Grape seed oil memiliki titik asap yang cukup tinggi sekitar 216 derajat celcius (421 derajat farenheit). Untuk hasilnya, grape see oil lebih cocok untuk memasak dengan suhu tinggi dibandingkan beberapa minyak goreng lainnya, selain itu juga aman digunakan untuk memasak pada suhu sedang saat menggoreng atau menumis. Karena rasanya, cahaya dan kandungan lemak tak jenuh ganda yang tinggi, biasanya juga digunakan sebagai bahan dalam saus salad dan mayones serta sebagai bahan dasar untuk campuran minyak bawang putih, rosemary atau herbal lain atau rempah-rempah. Grape seed oil juga bisa disemprotkan pada kismis untuk membantu mempertahankan rasanya.

Kepadatan energi metabolik grape seed oil sekitar 3.700 kj (880 kkal) per 100 gram atau 500 kj (120 kkal) per sendok makan 15ml.

Grape seed oil adalah bahan kosmetik yang baik untuk mengendalikan kelembaban kulit. Ringan dan tipis, grape seed oil meninggalkan kesan mengkilap di atas kulit bila digunakan sebagai minyak atsiri dalam aromaterapi. Grape seed oil mengandung lebih bank asam linoleat. Grape seed oil juga digunakan sebagai pelumas cukur.

Meskipun grape seed oil mengandung antioksidan dan senyawa lain biologis aktif dengan jumlah yang luar biasa, tetapi minyak biji anggur-dingin mengabaikan jumlah proanthocynidins berkat insolubility yang terkandung dalam lipid.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates